Sabtu, 17 Agustus 2024 – Dalam rangka memperingati 79 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, siswa-siswi dari SMA Negeri 8 Manado bersama beberapa sekolah lainnya sukses menggelar upacara pengibaran Merah Putih dari bawah laut. Acara yang diadakan di Pantai Malalayang ini menjadi salah satu peringatan kemerdekaan yang berkesan.
Tiga siswa, yaitu Kyrie Eleison Siwu (siswa SD Adven Amurang), Junior Meruntu, dan Moti Sondak (keduanya siswa SMA Negeri 8 Manado) ditugaskan untuk mengibarkan bendera di bawah laut. Kyrie, yang berusia 10 tahun, merupakan penyelam termuda dalam acara ini. Pengibaran bendera ini dilakukan dengan kerja sama antara SMA Negeri 8 Manado dan Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara.
Sebelum upacara dimulai, Merah Putih diarak dari Kantor BPMP Sulawesi Utara oleh Paskibraka menuju Pantai Malalayang dengan pengawalan ketat dari TNI dan Polri. Setibanya di pantai, bendera disambut dengan Tarian Kabasaran dan diarak oleh Paskibraka menuju posisi Pemimpin Upacara. Pemimpin Upacara menyerahkan bendera kepada Inspektur Upacara. Bendera lalu diserahkan oleh Inspektur Upacara kepada para penyelam yang akan mengibarkannya di bawah laut.
Selain ketiga siswa tersebut, sebanyak 15 anggota Brimob, 15 anggota TNI, dan 10 personel dari Dinas Kesehatan Manado turut serta dalam penyelaman. Adapun Inspektur Upacara di darat ialah Kepala BPMP, Febry Dien, sementara di bawah laut dipandu oleh Kolonel Inf Rudolf T. S. Manopo. Kepala SMA Negeri 8 Manado, Mediatrix Ngantung, juga berperan sebagai Pemimpin Upacara. Ngantung mengatakan, bahwa kegiatan ini sudah dilaksanakan selama tiga kali berturut-turut. Apalagi menyelam merupakan salah satu ekstrakurikuler di sekolah.
Denny Mangala, Asisten I Setdaprov Sulawesi Utara, memberikan apresiasi kepada para siswa yang terlibat. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana untuk menumbuhkan semangat patriotisme dan nasionalisme di kalangan generasi muda. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga berharap acara seperti ini dapat terus dilakukan dan melibatkan lebih banyak siswa di masa mendatang.
Kegiatan pengibaran bendera di bawah laut ini bukan pertama kalinya dilakukan oleh SMA Negeri 8 Manado. Ini adalah tahun ketiga acara ini diselenggarakan dan tahun ini menjadi yang terbesar dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kodam 13 Merdeka, Polda Sulut, Lantamal, Brimobda, Polairud, Bakamla, Dinas Pendidikan, Dinas Kelautan, Basarnas Sulut, dan RS Sentra Medika.
Para siswa yang menjadi peserta upacara berjumlah 55 orang, sebagian besar berasal dari SMA Negeri 8, SMA Kristen Eben Haezer, dan SMK Negeri 1 Manado.
Pengibaran bendera dari dasar laut ini merupakan bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan bisa dirayakan dengan cara yang kreatif dan bermakna, menginspirasi generasi muda untuk terus mencintai tanah air.
Tunggu Videonya.

