Manado, 8 Juni 2024 — Kesuksesan Program Kampanye Bertani Urban (Kamberu) menjadikan SMAN 8 Manado sebagai satu-satunya perwakilan sekolah di Indonesia untuk mengikuti Young Eco Stars Programme (YES-P). YES-P merupakan program inisiatif kepemimpinan berbasis iklim di bawah naungan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Program Kamberu yang diinisiasi SMAN 8 Manado mendapat perhatian khusus karena dianggap selaras dengan tujuan YES-P untuk mendiseminasikan pendidikan iklim di kalangan pelajar SMA.

YES-P berfokus pada proyek dan kegiatan lapangan di mana siswa akan membentuk tim lintas negara untuk memperdalam pemahaman tentang isu-isu iklim global dan bersama merancang serta melaksanakan berbagai proyek yang berkontribusi pada pelestarian lingkungan serta dampak perubahan iklim. Kegiatan ini akan berlangsung selama 8 minggu, mulai dari 8 Juni sampai 17 Agustus mendatang.
Pada 8 Juni 2024, YES-P secara resmi dimulai. Kegiatan pembukaan yang dilangsungkan via Zoom Meeting tersebut menghadirkan 3 pembicara. Pembicara pertama ialah Daniel Petterson, Koordinator Alumni YES-P wilayah Amerika Serikat, yang juga bekerja di Biro Urusan Pendidikan dan Kebudayaan US Department of State. Pembicara selanjutnya ialah Joshua Shen, selaku Pejabat Urusan Publik US Consulate General Surabaya. Ketiga ada Nicole Hatch, selaku Petugas Dinas Luar Negeri US Department of State.

Adapun perwakilan Indonesia sebagai pendamping siswa, yakni Femmy Suluh selaku Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Mediatrix Ngantung selaku Kepala Sekolah, Dalvian Taroreh selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Kemasyarakatan, serta Ladyane Pinaria yang merupakan Guru Bahasa Jerman SMAN 8 Manado, turut hadir dan berinteraksi pada kegiatan pembukaan ini. Para siswa yang akan mewakili sekolah dan Indonesia dalam kegiatan ini juga tampak antusias berinteraksi bersama teman-teman dari berbagai negara.
Rebecca Togas selaku perwakilan siswa SMAN 8 Manado yang mendapat kesempatan berbicara pada kegiatan pembukaan menuturkan keinginannya yang kuat untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan yang akan membantunya melakukan hal-hal penting yang kelak berdampak bagi lingkungan demi dunia yang lebih baik.
“I am motivated to participate in this program because I am passionate about the movement to create a better environment for a better world. And I believe the program will provide me with a knowledge and skills that help me make positive impact for the environment. Also, this is a big opportunity for me to have an experience of socialized and collaborating with people from another nation to discuss about the environmental issues.” (Saya termotivasi untuk berpartisipasi dalam program ini karena saya bersemangat dengan gerakan untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik demi dunia yang lebih baik. Dan saya yakin program ini akan memberi saya pengetahuan dan keterampilan yang membantu saya memberikan dampak positif bagi lingkungan. Selain itu, ini merupakan kesempatan besar bagi saya untuk mendapatkan pengalaman bersosialisasi dan berkolaborasi dengan orang-orang dari negara lain untuk berdiskusi mengenai isu lingkungan hidup.)

Kurikulum YES-P dibagi dalam 5 program. Yang pertama Virtual Trainings, di mana para peserta akan terlibat dalam sesi interaktif, lokakarya, dan diskusi yang berfokus pada berbagai aspek ilmu iklim, keberlanjutan lingkungan, dan strategi aksi iklim. Selanjutnya program kedua Capstone Projects, di mana para peserta akan menerima sumber daya dan bimbingan berkelanjutan dalam memantapkan gagasan proyek solutif untuk masalah lingkungan mendesak di komunitas mereka. Yang ketiga yaitu Sustainability Field Trip, merupakan bagian di mana peserta berkesempatan menjelajahi keanekaragaman hayati dan upaya konservasi ekologi di komunitas masing-masing. Program keempat ialah Global Cultural Expo di mana peserta memiliki kesempatan melatih keterampilan komunikasi dan pemahaman lintas budaya dengan saling bertukar pengetahuan. Kelima ialah YES-P Alumni Network. Pada tahapan ini, para peserta dianugerahi gelar Eco Stars, yakni gelar pemimpin dan advokat untuk aksi iklim di wilayah masing-masing. Seluruh peserta akan tergabung dengan jaringan alumni di seluruh dunia dan mendapat kesempatan mengakses berbagai peluang yang relevan bagi pengembangan pribadi dan profesional mereka. (PQ)
